21 April 2011

Tirulah pola pikir seorang Kartini

Salah satu hal yang membuat gue bangga terlahir sebagai seorang anak Jepara karena Jepara punya seorang "great woman", dia adalah RA. Kartini. Terlahir di bumi Jepara 132 tahun yang lalu, tepatnya 21 April 1879. She is different, dia beda. pemikiran-pemikiran kritis beliau yang menentang kukungan adat saat itu yang sangat menyudutkan kaum perempuan dimana mereka tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dan dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, melegenda sampai saat ini.

Beliau rela menanggalkan egonya dan bersedia menikah dengan tujuan agar mimpinya bisa segera terwujud, yakni mendirikan sekolah perempuan. "Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku." ( wikipedia ).

So, what should we do.??? tentunya bukan hanya sekedar perayaan setahun sekali yang sifatnya sesaat, tapi yang patut kita lakukan adalah meneladani jiwa dan pola pikir beliau yang mau terus maju tanpa pernah meninggalkan identitas sebagai seorang perempuan. Benar jika dalam beberapa hal seorang perempuan harus "setara" dengan laki-laki, tapi ingat perempuan tetaplah seorang perempuan, menjadi seorang anak, istri, dan ibu yang baik adalah wajib!
i proud be a woman :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
not ordinary ◄Design by Pocket 'n customize by uniedutz, BlogBulk Blogger Templates